Teks Persuasif: Pengertian, Struktur, Ciri-ciri, & Contoh

Teks yang sudah sering kita temui dalam pada sebuah iklan adalah teks persuasif, pasti sering membacanya bukan? Nah, sesuai dengan artinya jika teks persuasif merupakan teks dengan tujuan mengajak, membujuk, dan menyuruh pembaca untuk melakukan apa yang sudah ditulis sesuai dengan apa yang penulis inginkan.persuasif teks

Teks jenis persuasif ini pasti sudah diajarkan oleh guru waktu di sekolah karena merupakan salah satu mata pelajaran bahasa Indonesia yang diujikan. Teks persuasif memang sering dikaitkan dengan periklanan karena dalam iklan penulis sering menyajikan kalimat-kalimat berupa ajakan kepada pembaca agar mereka tertarik pada apa yang ditulis.

Baca juga: Contoh teks persuasi

Teks jenis persuasif ini dibuat semenarik mungkin kalimatnya agar pembaca tertarik membaca dan melakukan apa yang sudah ditulis. Kalimat ajakan-ajakan yang dibuat tidak biasa saja. Contoh iklan yang dibuat oleh penulis dengan mengajak pembaca agar membeli produk juga disertakan bukti produk itu sudah terjamin fungsinya. Dengan begitu pembaca akan merasa lebih percaya dan akan mengikuti iklan yang ditulis. Pada artikel ini akan kami ulas semua mengenai teks persuasif dengan jelas.

Ulasan teks persuasif

Jadi memang benar teks yang mudah dipahami dan dimengerti adalah teks persuasif, nah sekarang akan kami jelaskan secara ringkas mulai dari pengertian, struktur, dan ciri-ciri agar anda semakin mengerti.

Pengertian teks persuasif

Sudah diulas sedikit diatas apa itu pengertian dari teks persuasif dan mungkin anda semakin mudah memahaminya, nah sekarang kami akan lebih memperjelas lagi apa itu teks persuasif.

Teks persuasif adalah teks yang berisi kalimat bujukan kepada pembaca dengan tujuan pembaca dapat mengikuti apa yang penulis inginkan. Kalimat yang dibuat penulis bersifat subjektif karena apa yang ditulis merupakan sebuah fakta dari pandangan penulis, jadi kalimat yang dibuat tidak mengada-ngada atau tidak berdasarkan fakta sehingga membuat pembaca ragu. Oleh sebab itu teks persuasif dibuat dengan disertakan data-data sebagai bukti yang valid untuk pembaca, ketika anda melihat apa yang sudah ditulis itu benar dan sesuai dengan fakta maka tidak akan ada keraguan lagi.

Pengertian teks persuasif tersebut sudah lebih membuat anda paham bukan? Penggunaan kalimat didalamnya yang mudah dipahami dan membuat pembaca lebih tertarik jadi banyak orang menggunakan teks persuasif ini untuk mengiklankan produk atau bahkan iklan layanan masyarakat.

Pada sebuah iklan sendiri bertujuan agar orang lebih fokus pada apa yang disampaikan oleh penulis, contohnya seperti iklan layanan masyarakat penyuluhan nyamuk DBD pada iklan tersebut penulis akan memberikan informasi secara jelas apa saja bahayanya nyamuk DBD tersebut sehingga masyarakat patut waspada. Dengan menggunakan kalimat pada teks persuasif ini yang membuat pembaca tertarik melakukan pencegahannya berarti itu sudah termasuk dalam kalimat yang berisi ajakan.

Struktur teks persuasif

Dalam pembuatan teks persuasif anda harus memperhatikan strukturnya terlebih dahulu, sebuah paragraf bisa menunjukan itu adalah teks persuasif harus ada bagian-bagian yang menjelaskan. Setiap bagian paragraf mempunyai fungsi masing-masing sehingga pembaca akan lebih paham saat membuatnya dan setiap pargaraf harus ada alenia pembuka, batang tubuh, dan ending. Tentunya memang setiap paragraf diawali dengan alenia pembuka tetapi pada teks persuasif ini alenia pembuka berisi topik yang akan diangkat, batang tubuh sebagai penjelasan permasalahan yang diangkat, dan ending berisi tentang apa yang sudah dibahas akan mebuat pembaca tertarik. Selain itu, ada beberapa struktur lain yang dapat anda pelajari sebelum membuatnya dan akan dijelaskan sebagai berikut.

Pengenalan Isu

Struktur teks persuasif yang pertama adalah pengenalan isu. Pada bagian pertama anda dalam membuat teks persuasif harus menuliskan isu yang akan diangkat, setiap permasalahan pasti mempunyai sesuatu yang penting yang menimbulkan gejolak atau ketidak cocokan. Jadi sebelum anda membuatnya terlebih dahulu tulis apa permasalahan yang diangkat agar pembaca mulai paham arah dari tujuan anda membuatnya.

Rangkaian Argumen

Setelah anda memilih permasalahan yang akan diangkat selanjutnya adalah memberikan argumen atau pendapat dari beberapa orang tentang permasalahan yang anda tulis. Pentingnya pendapat yang berkaitan dengan permasalahan yang sedang dibahas akan mendukung pembaca lebih mudah memahaminya. Topik-topik yang diangkat dan didapatkan dari beberapa orang ini lebih bisa menunjang permasalahan mendapatkan sebuah fakta sebagai data yang valid.

Pernyataan Ajakan

Ini adalah inti dari teks persuasif. Dalam pembuatannnya anda harus memberikan kalimat ajakan kepada pemnbaca agar mereka bisa tertarik pada apa yang sudah ditulis. Dengan kalian menuliskan fakta dari permasalahan dan argumen yang sudah didapatkan itu semua bisa mendukung tulisan anda agar bisa terlihat menarik. Pembaca akan menyepelekan atau cepat bosan jika kalimat yang dibuat biasa saja tanpa adanya kalimat ajakan yang akan membuat mereka tidak percaya pada tulisan tersebut.

Penegasan Kembali

Pada struktur bagian ini adalah penegasan kembali pada kalimat penutup agar pembaca lebih bisa yakin kembali pada apa yang sudah penulis sampaikan. Berlandaskan fakta-fakta sebagai data yang valid agar mendukung tulisan lebih real tersampaikannya penulis mengharapkan pembaca akan percaya dan tertarik dengan apa yang ditulis, tentunya melakukan sesuai dengan permasalahan yang sudah disampaikan. Seringnya penegasan ini dibuat dengan mengawali kalimat “maka dari itu” karena kalimat tersebut membuat pernyataan yang disampaikan jelas dan tentunya mengingatkan kembali apa yang sudah disampaikan.

Ciri-Ciri Teks Persuasif

Selain anda memperhatikan strukturnya dalam membuat teks persuasif, anda juga harus memperhatikan ciri-cirinya. Ciri-ciri teks persuasif dapat mengidentifikasi anda dalam meneliti jenis teks, sebenarnya mudah saja karena pada intinya teks persuasif sendiri berisi kalimat-kalimat ajakan kepada pembaca. Untuk lebih jelasnya akan kami ulas beberapa ciri-ciri teks negosiasi untuk anda.

Mengandung Fakta

Ketika anda ingin membuat teks negosiasi terlebih dahulu cari fakta-fakta yang dapat mendukung permasalahan yang anda tulis. Pentingnya memberikan fakta yaitu sebagai data yang valid agar pembaca lebih percaya dan tertarik pada tulisan yang dibuat. Jika anda membuat tulisan tidak berdasarkan fakta itu hanya akan membuat pembaca ragu dan malas membacanya atau bahkan jatuhnya menjadi hoax, maka dari itu pentingnya fakta agar tulisan anda bisa lebih dipercaya.

Memiliki Tujuan

Ya, sudah pasti semua tulisan ketika dibuat harus mempunyai tujuan tapi dengan teks persuasif ini lebih spesifik tujuan yang dibuat yaitu untuk mempengaruhi pembaca. Kalimat-kalimat yang ditulis memang bertujuan agar pembaca terpengaruh dnegan pa yang sudah ditulis karena memang teks persuasif ditulis dengan kalimat ajakan. Nah, efek dari kalimat ajakan yang dibuat tersebt harus mempengaruhi pembaca agar lebih percaya dan mau mengikuti apa yang sudah penulis sampaikan.

Bahasanya Menarik

Ciri-ciri selanjutnya adalah bahasa yang dibuat lebih menarik. Dalam artian kata menarik disini adalah anda harus membuat kalimat-kalimat yang berisi provokatif agar pembaca lebih terpengaruhi dengan apa yang sudah ditulis dan kalimat yang dibuat membuat antuasias pembaca lebih meningkat karena isi yang dibuat sangat menarik dnegan kalimat-kalimat secara tidak langsung membujuk pembaca mengikuti apa yang sudah penulis buat. Jadi, sangat perlu anda membuat kalimat yang menarik ketika ingin menulis teks persuasif agar tulisan Anda bisa dibaca dengan rasa ketertarikan yang besar.

Membuat Pembaca Percaya

Sudah dipastikan jika anda ingin membuat teks persuasif harus diperhatikan terlebih dahulu apa yang ingin disampaikan agar pembaca dapat percaya pada apa yang ditulis. Bagaiamana caranya? Anda hanya perlu menuliskan fakta-fakta menurut pendangan anda sendiri agar kalimat yang dibuat juga lebih mudah dipahami dan menarik.

Pentingnya data yang valid dalam sebuah tulisan agar membuat pembacanya terus percaya, selain itu berikan penjelasan-penjelasan yang mudah dipahami agar pembaca mempunyai rasa ketertarikan pada tulisan yang dibuat. Jadi untuk membuat tulisan yang dibuat lebih dipercaya pembaca anda perlu memberikan fakta yang akurat dan penjelasan semenarik mungkin untuk menarik antusian pembaca.

Menimbulkan Kesepakatan dan Menghindari Konflik

Nah, pada ciri-ciri teks persuasif ini anda sebagai penulis harus bisa memberikan kepercayaan kepada pembaca agar menimbulkan kesepakatan. Kesepakatan sangat perlu agar apa yang disampaikan dapat diterima dengan baik, pembaca penulis harus mempunyai kesepakatan pada setiap tulisan jadi setiap informasi yang disampaikan dapat dipahami. Selain itu anda juga harus menghindari konflik agar usaha penulis dalam mendapatkan kesepakatan tidak tercoret dengan kesalahan perbedaan dan menjadi konflik. Jadi, pentingnya anda mendapatkan kesepakatan dan menghindari konflik agar mendapatkan kepercayaan pembaca.

Memperlihatkan Fakta

Seperti yang sudah kami ulas sedikit tadi jika fakta sangat diperlukan dalam membuat teks persusasi, faktsa sendiri termasuk dalam data yang valid. Data yang valid ini sangat diperlukan bagi pembaca agar mereka bisa paham dan percaya pada apa yang sudah disampaikan jadi tidak akan terjadi hoax atau penyebaran informasi tanpa bukti.

Contoh Teks Persuasif

Jakarta – Sandiaga Uno disebut tengah tidak enak badan. Badannya panas dan cegukan tak berhenti-henti. Rencananya, Sandiaga akan memeriksakan diri ke rumah sakit.

“Bang Sandi panas dari kemarin, suaranya hilang, cegukan nggak berhenti, makanya ingin cek darah, dari kemarin dan Pak Prabowo juga ingatkan segera ke rumah sakit karena teman-teman di BPN banyak yang kena DBD,” ujar kata juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, seperti dikutip detikNews.

Penelitian yang dilakukkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait merebaknya kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia. Ternyata ditemukan kaitan peningkatan angka pasien DBD di suatu daerah dengan kelembapan yang tinggi.
“Yang paling memengaruhi kasus DBD bukan curah hujan. Namun justru kelembapan udara,” jelas Marjuki, Kepala Bidang Informasi Iklim Terapan Klimatologi BMKG, di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Ini bisa menjadi jawaban mengapa angka pasien DBD di DKI Jakarta sendiri mengalami peningkatan beberapa waktu lalu. Menurut penjelasan Marjuki, kelembapan udara di DKI Jakarta melampaui 75 persen.

BMKG pun telah membuat prediksi angka insiden demam berdarah dengue untum bulan April, ternyata untuk seluruh daerah DKI Jakarta mulai dari Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Utara memiliki status awas.

Nah, sudah lakukan gerakan 3M belum di sekitaran rumahmu? Jangan sampai baru melakukannya kalau sudah jatuh korban. Untuk Sandiaga Uno, semoga lekas diberikan kesembuhan, ya.

Sumber: Detikcom

Ulasan diatas semoga dapat membantu anda dalam memahami teks persuasif karena teks ini sendiri merupakan teks yang mudah dan sering Anda temui atau baca, jadi jika Anda ingin membuatnya silahkan pahami apa yang sudah diulas pada artikel ini.