Tujuan Pendidikan: Nasional, Pancasila, Islam, Kewarganegaraan & UU

Di Indonesia memiliki ragam kebudayaan. Hal tersebutlah yang menjadi salah sastu pemicu munculnya Pancasila. Oleh karena itu, saat ini semua sekolah di Indonesia pasti akan menerapkan pendidikan yang berdasar pada Pancasila. Pasalnya nilai-nilai pada Pancasila sangat lengkap dan sudah mencakup seluruh aspek kehidupan. Pendidikan memiliki ragam tujuan, mulai dari nasional, Pancasila, islam, kewarganegaraan dan juga Undang-Undang (UU).

Tujuan pendidikan

tujuan dari pendidikan

1. Tujuan pendidikan Pancasila

Ini bertujuan agar semua bangsa tidak hanya sekedar pintar, akan tetapi memiliki moral baik. Sehingga kasus-kasus yang selama ini marak terjadi oleh pejabat tidak akan terjadi kembali di kemudian hari.

2. Tujuan Pendidikan Menurut Agama Islam

Sebenarnya tujuan pendidikan Islam sangatlah luas dan bahkan bersifat umum. Pasalnya Islam merupakan agama yang setiap perbuatannya dapat dipraktekkan oleh setiap umat. Sejak dahulu, agama Islam mengajarkan bahwa pendidikan merupakan hal penting. Sehingga sejak dini, anak harus sudah mendapatkan pendidikan. Dengan begitu ketika anak beranjak dewasa, tidak akan pernah terjerumus ke dalam hal yang salah. Untuk mengetahui lebih dalam terkait tujuan dari pendidikan Islam, berikut kami jelaskan:

Menanamkan moral yang baik

Hal paling utama mengapa pendidikan islam itu penting yaitu, agar umatnya memiliki nilai moral baik. Apabila moralnya telah baik, maka karakter pun akan mengikuti. Namun apabila moral serta karakternya tidak terbentuk, maka dikhawatirkan umat Islam yang memiliki keahlian dapat memanfaatkannya secara tidak benar. Khususnya di zaman seperti ini, banyak sekali tanda-tanda datangnya kiamat. Mulai dari umat Islam yang berperilaku tidak bermoral, tidak menjalankan fungsi agama dan sebagainya.

Sebenarnya membangun moral dan karakter yang baik tidak hanya menjadi tujuan pendidikan dalam agama islam, melainkan tujuan secara umum. Jadi tujuan adanya pendidikan untuk meningkatkan akhlak setiap manusia. Proses untuk meningkatkan akhlak itu akan dimulai dari para pendidiknya, para pelajarnya sampai dengan bagaimana metode belajarnya. Ketika semuanya saling berkesinambungan, maka semua umat dijamin memiliki akhlak mulia.

Menciptakan manusia dengan keahlian tertentu

Dengan mengikuti pendidikan, para pelajarnya akan memperoleh ilmu dan juga keahlian tertentu. Nantinya ilmu tersebut tidak hanya digunakan untuk tittle dan membangga-banggakan diri semata. Akan tetapi ilmu yang didapatkan itu harus diterapkan dalam keseharian. Dengan begitu umat yang berpendidikan mampu memberikan solusi atas masalah yang sedang terjadi. Sekarang banyak masyarakat yang bergelar banyak, namun ketika ada masalah tidak dapat memberikan solusi terbaiknya.

Hal itu dikarenakan banyak masyarakat yang hanya mengejar gelar semata untuk membanggakan diri. Sedangkan kontribusi yang mereka berikan tidak ada gunanya di masyarakat. Jadi, mulai sekarang para pendidik harus berorientasi untuk mencetak tenaga kerja yang ahli. Tak hanya itu, pendidik pun perlu memastikan bahwa pelajar memiliki kapasitas pada sektor tertentu, sehingga dapat mengembangkannya dengan baik.

Membangun dan mengembangkan peradaban

Dengan adanya pendidikan, maka umat manusia lebih berkembang. Pasalnya setiap hal yang diajarkan oleh pendidik dapat dijadikan media sebagai penggali ilmu. Bahkan tak hanya ilmu bumi saja yang dapat digali, melainkan ilmu hukum agama. Dapat dilihat, masyarakat tertinggal pasti dikarenakan pendidikannya yang kurang baik.

Beberapa Negara maju pasti memiliki sistem pendidikan yang terstruktur dengan dilengkapi beragam fasilitas terbaru dan pendidik yang ahli. Hal seperti itulah yang pada akhirnya menghaasilkan tenaga ahli terbaik. Ketika tenaga ahli terbaik telah dicetak, maka peradaban pun akan semakin berkembang ke arah lebih baik.

Meregenerasi SDM

Suatu Negara pasti akan selalu berputar SDM-nya, yang tadinya berusia muda menjadi tua, kemudian lengser dari kabatannya. Ketika sudah lengser dari jabatannya, maka menandakan bahwa SDM tersebut sudah tidak produktif dalam menciptakan hal baru. Untuk itu harus ada SDM pengganti yang berkualitas. Dengan begitu regenerasi SDM dapat dilakukan terus menerus dan Indonesia tidak akan kehabisan SDM berkualitas untuk membangun Negara.

Dalam agama Islam, tidak hanya lelaki saja yang membutuhkan pendidikan, wanita pun membutuhkan pendidikan. Untuk itu jangan ada perbedaan gender, karena semua gender sama saja. Masing-masing gender akan memegang peranan penting dalam hal membangun bangsa. Bahkan peran wanita di Agama Islam sangatlah tinggi, selain mengurus anak, berkarir dan berkarya pun sangat diperolehkan. Untuk itu bagi yang memiliki anak perempuan, jangan hentikan pendidikannya. Pasalnya anak perempuan pun akan masuk dalam regenerasi SDM.

3. Tujuan Pendidikan yang Tertuang Pada UU

Undang-undang merupakan pedoman yang harus dipatuhi oleh setiap bangsa Indones, dan tidak ada yang dikecualikan. Banyak hal yang diatur dalam UU, salah satunya adalah pendidikan. Menurut UU, pendidikan merupakan hal yang begitu penting dan harus diperhatikan oleh setiap masyarakat. Terlebih jika pendidikan yang diperoleh itu bertumpu pada agama dan nilai kewarganegaraan. Agama akan menjadi pondasi dalam berperilaku, begitu pula dengan tujuan pendidikan kewarganegaraan yang akan membentuk karakter kepedulian terhadap Negara.

Menurut UU no. 02 Th 1985

Menurut UU ini, tujuan penting dari pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan dan mengembangkan manusia seutuhnya. Maksud manusia yang seutuhnya yaaitu, bertakwa dan beriman pada Tuhan YME. Ketika manusia selalu bertakwa dan beriman pada Tuhan, maka kepribadian akan lebih baik, memiliki pengetahuan luhur, memiliki keterampilan lebih dan pastinya sehat rohani.

Menurut MPRS No. 02 Th 1960

tujuan dari pendidikan menurut MPRS No. 02 ini adalah untuk membentuk kepribadian sesuai dengan Pancasila sejati. Kemudian bangsa dapat menerapkan ilmu-ilmunya sesuai dengan kehendal pembukaan UUD 1945. Ketika seluruh bangsa memegang teguh pembukaan UUD dan tidak melupakan nilai-nilai Pancasila, Indonesia akan menjadi Negara yang jauh lebih maju. Pasalnya masyarakat Indonesia sangatlah banyak, jika keseluruhannya mendapatkan pendidikan cukup, akan menjadikan Indonesia cerdas dan maju.

Menurut UUD 1945

Ketika Anda membaca isi UUD 1945 pasti akan langsung mengetahui, apa saja yang menyebabkan pendidikan sangat penting. Menurut UUD 1945 yang sudah dilakukan amandemen, mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang mengusahakan untuk melaksanakan sistem pendidikan nasional. Tujuan dari sistem pendidikan nasional yaitu agar ketakwaan serta keimanan dapat meningkat. Sehingga kehidupan bangsa akan semakin cerdas. Selain itu pemerintah juga akan memajukan pengetahuan serta teknologi berdasarkan nilai-nilai agama.

Menurut Unesco

Menurut Unesco sendiri, tujuan dari adanya pendidikan yaitu untuk meningkatkan kualitas yang ada pada bangsa. Untuk itulah, setiap sekolah pasti akan diusahakan untuk meningkatkan mutu pendidikannya. Berdasarkan pemikiran tersebut, pada akhirnya Unesco merancang beberapa pilar untuk pendidikan di masa mendatang. Pilar yang pertama adalah learning to know. Jadi bangsa harus memiliki rasa ingin tahu. Ketika ada rasa ingin tahu, mereka tidak akan malas untuk terus belajar.

Jika ingin mengetahui artikel lain, silakan baca juga ini: 8 standar nasional pendidikan

Pilar yang kedua, learning to do. Bangsa tidak hanya dituntut untuk belajar, akan tetapi harus mempraktekkan langsung. Pilar ketiga, learning to be. Ketika bangsa sudah mempelajari suatu hal dan dapat mempraktekkannya, maka bangsa harus menjadi ahli dalam bidang tersebut. Pilar keempat, learning to live together. Pilar yang keempat inilah Keempat pilar yang telah dirancang oleh Unesco apabila digabungkan akan memiliki tujuan pendidikan UU yang berupa meningkatkan IQ, EQ dan juga SQ.